Wednesday, November 1, 2017

“Kopi Kapal Api” “Jelas Lebih Enak”






Sempat mengenyam pendidikan Desain Komunikasi Visual, meski kini sudah jadi emak-emak, namun hasrat untuk berkreasi tanpa batas tetap muncul di sanubari. Yah, paling tidak bisa mewarisi bakat menggambar yang tak sempurna ini kepada anak cucu.

Suami saya penikmat kopi, sepanjang aktivitasnya ditemani kopi. Awalnya saya cuek dan juga bukan penikmat kopi sejati, hanya beberapa kali jika sedang kepengen saja.
karena hidup saya tak  asing lagi dengan kopi, mulai dari ayah saya, mertua saya, suami saya,, ehh saya pun jadi ikut-ikuatan ngopi.
And fantastic rasanya, minum kopi bikin aku tambah semangat dan anteng dalam menyelesaikan pekerjaan.
Contohnya di pagi hari, saat situasi sedang hectic-hecticnya, secangkir kopi bisa memberi semangat sekaligus merileksasikan pikiran. Bagiku situasi pagi hari tuh hampir mirip benang kusut.. Ruwet kan mikirnya?
Tapi kalau ada secangkir kopi, benang yang kusut bisa dialur satu persatu dan kembali ke jalur yg sebenarnya.

Kopi kesukaanku, ini dia kopi Kapal Api, sudah ada gulanya, takarannya pas, rasanya pun nikmat. Sekali teguk, nikmatnya bahkan sampai ke ubun-ubun. Kalo udah merasa enjoy dengan satu merk kopi, aku sukar untuk beralih ke yang lain. “Kopi Kapal Api” “Jelas Lebih Enak”
Saat waktu luang, aku pun juga akan menemani diriku dengan segelas kopi. Saat melakukan hobiku seperti menggambar, kopi is my way, kopi mampu memercik ide-ide segar sehingga otak dan tanganku sinergi menghasilkan suatu karya menarik.

Oh ya kopi kapal api ini sangat banyak sekali variannya, jadi kalo kamu ga suka kopi hitam, ada varian kopi lainyya, seperti kopi susu, mocha, susu ginseng dan sebagainya, pilihan yang beragam ini merupakan salah satu keunggulan dari Kopi Kapal Api, antara lain Kapal Api Special (kopi bubuk murni), Kapal Api Special Mix (kopi plus gula), Kapal Api Kopi Susu (kopi, gula dan susu), Kapal Api Mocha (kopi, gula, susu dengan campuran coklat) sampai ke produk yang baru saja diluncurkan, Kapal Api Kopi Susu Ginseng (kopi, gula, susu dengan tambahan ekstrak ginseng).

Selain varian rasa yang beragam, aroma kopi kapal api pun sangat harum dan mantap, Kopi yang sejak 1927 ini memang sangat saya acungi jempol. Tak heran, jika kopi ini merupakan brand terbesar di Indonesia, karena memang kopinya berkualitas.
Jadi, sedikit bernostalgia waktu masa SD,, ada iklan kopi kapal Api di tivi. Gambar kapalnya itu ga berubah sampe sekarang, bahkan dulu saya juga pernah menggambar kapal di bungkus kopi itu, dan bilang ke temen-temen ini Kopi Kapal Api. Saking membekasnya brand suatu barang ya.. saya sampai ingat betul masa-masa itu. 


Kopi Kapal Api ini jelas lebih enak menurutku. Karena lewat kopi ini aku bisa menemukan harmonisasi yang sangat pas. selain takarannya yang memang sudah jelas berkualitas.. Harmonisasi aura yang terpancar pun jadi terlihat lebih kontras, salah satunya semangat. Yang tadinya lesu tak bergairah, jadi terpacu untuk bisa move-on, yang tadinya nguap-nguap melulu, jadi bergairah kembali untuk bekerja, malah bisa menciptakan sesuatu di luar ekspektasi.
Tapi, saya jarang sekali menikmati kopi di malam hari, takut terbawa suasana. takut ga bisa tidur. Kecuali untuk keperluan tertentu yang memang harus mengerjakan tugas di malam hari. But, anyway kapanpun  dan dimanapun, menikmati secangkir kopi Kapal Api memberikan efek yang sangat luar biasa.


#KapalApiPunyaCerita
#SecangkirSemangat

Tuesday, October 31, 2017

Let' Rain

Let' Rain
Hujan ????
dari skala 1 s.d 10
aku menyukai hujan mungkin di angka no 3
HUjan itu menyebalkan, membuat badanku basah kuyup, membuat pekerjaanku terhambat, jemuran tak bergeser dari mesin cuci, and karena tinggalku di pinggiran sugai, maka saat hujan datang .. air pun meluap,, naik tipis tipis ke ubin lantai..
and entah jodoh atau bukan.. hujan pun datang juga seiring dengan padamnya listrik.. gemuruh, petir, gelap.. dan itu sudah sangat lengkap membuat ku semakin kalut...

Pernah aku ada schedule wawancara dipagi hari, dan pagi itu pun diguyur hujan. tak pelak aku terlambat, aku berantakan, pekerjaanpun tak kudapat..
Aku duduk di pinggiran, sambil memandang kosong .. aku pikir ini salah hujan..
Lalu aku ditawari seorang ibu pemilik warung untuk masuk ke dalam, mungkin melihatku yg berantakan .. ibu itu jadi iba.. Dihidangkannya tekwan hangat dan secangkir teh.. sambil berkata "Silahkan, mba.. ?"
"Wah tapi aku tidak pesan".. Protesku..
"Tak apa, ini hari pertama bibi buka kantin, silahkan dicoba"

Aku pun menyeruput teh,, sesuap demi sesuap tekwan hangat masuk ke perutku..
Entah kebetulan atau bukan,, ada sesuatu yg harmonis.. antara hujan yang dingin di luar.. , dan hangat yg relax di dalam tubuhku..
Sesuatu itu seperti miracle .. seperti aku baru menyadari ada sesuatu yg menyenangkan dari hujan.. dan pandanganku terhadap hujan pun berubah..
dari skala 1 - 10, aku menyukai hujan di angka no 5

Lagi, seolah aku ditempa oleh alam.. aku dihadapkan lagi dengan krisis hujan..
Awalnya aku pikir Yesss.,.. No problem without rain,, aku tinggal di pinggir sungai..
Aku yg egois terus-terusan mengeruk air sungai di saat kemarau panjang.. adu mulut dengan tetangga pun juga kadang tak terelak.. hanya demi seember air sungai yg jernih.. ya tak dipungkiri, bila kemarau tiba, berbondong2 warga masyarakat beralih ke sungai,, entah itu untuk mencuci, mandi, bahkan untuk dikonsumsi..

Dihadapkan dengan kondisi pelik seperti ini, aku merasa terhenyak.. tak ingin larut dalam amarah.. aku mengambil al-Qur'an dan membaca beberapa ayat.. ampai aku terhenti di suatu ayat yg sungguh menyentuh kalbuku
“Boleh jadi, kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah yang paling mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah:216)..

Disitu, aku mulai sadar bahwa sikap ku selama ini salah.. dan Allah senantiasa memberiku petunjuk demi petunjuk agar aku menjadi pribadi yang lebih baik..
Kini.. dari skala 1 - 10 ,, aku menyukai hujan di angka 9.. karena hujan adalah anugrah Ilahi.. dengan hujan.. tumbuhan dan binatang ternak bisa hidup
dengan hujan, manusia berakal bisa mencari nafkah..
karena adanya hujan, kita akan tahu betapa indahnya pelangi yg muncul..
karena adanya hujan, mampu menyenyakkan tidur..

Aku menyukai hujan.. ya .. aku menyukainya.. yang paling aku sukai saat hujan adalah suasananya.. Suasana kental kebersamaan.. saling berbincang dan sambil menikmati segelas minuman/makanan hangat..